Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 22 Februari 2012

Pindah Alamat

Untuk Optimalisasi Tampilan dan tulisan , mulai sekarang saya pindah ke alamat blog baru saya: anangsutrisno.com. Demikian pemberitahuan dari saya dan terima kasih...

Minggu, 29 Januari 2012

Dialog Tiga Jaman

Menjadi kebiasaan dari masyarakat perdesaan adalah hidup dengan guyub rukun dan mengutamakan rasa kebersamaan yang sangat tinggi. Besuk tetangga ato teman melahirkan, melayat orang meninggal, Nyumbang orang hajatan , Besuk tetangga sakit merupakan aktifitas yang dilakukan hampir setiap hari.
Tulisan ini dimulai dari inspirasi ketika saya membesuk tetangga saya yang kebetulan diuji oleh Allah dengan sakit  muntaber. Karena agak sedikit parah dan lemes, terpaksa harus dilarikan ke puskemas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Saya , paman dan tetangga kebetulan besuk bersama-sama ketetangga saya yang sakit. Setelah sampai dipuskesmas kami rombongan disambut oleh anak dari tetangga saya yang sedang sakit.
Mulia dari dialog yang ringan -ringan untuk menghibur si pasien dan berlanjut bercerita pengalaman-pengalaman yang sudah dilakoni oleh sipasien. Karena pasien ini umurnya sudah kepala 8 artinya umurnya sudah 80 tahun lebih.
Tentunya untuk masalah pengalaman dan manis pahitnya hidup sudah tidak diragukan lagi. Ketika beliau bercerita tentang pengalaman hidup , kami yang muda, yang setengan baya ini hanya duduk sempurna untuk mendengarkan cerita yang berisi patuah dan nasihat yang bermanfaat untuk kami.
Cerita mengalir, mulai dari pengalaman beliau mengasuh anak yang jumlahnya 8 orang dengan kondisi yang jauh dari ideal seperti sekarang. Melahirkan aja hanya dibantu dukun,jauh dari syarat standar kesehatan . Sehingga kadang kalau jaman dulu , bayi tu bisa buka mata setelah umur bayi 35 hari. Dan banyak hal-hal yang kadang tidak masuk akal. Seperti tradisi kalau ibu baru melahirkan dilarang makan-makanan yang bergizi seperti telur dan sebagainya. Sehingga asupan gizi anak sangat minim sekali.
Ada juga masa namanya jaman gaber. Jaman dimana makanan sangat susah sekali didapatkan .Karena seluruh lumbung makanan dan pohon-pohon untuk stok makanan (padi,jagung,ketela) habis dimakan oleh tikus. Jadi populasi tikus tidak bisa dibendung, sehingga apa yang ada habis dimakan tikus, sampai ekstrimnya, kalau tidurpun ,kaki bisa digigiti tikus yang lapar.
Pendidikan juga sangat minim, minim fasilitas mulai dari fasilitas transportasi,kualitas sarana dan prasarana sampai perjuangan yang sangat berat hanya sekedar untuk berangkat sekolah karena harus jalan kaki,naik sepeda butut atau berjejalan dikendaraan yang masih jarang-jarang.
Diakhir cerita, si pasien tetangga saya berkelakar, saiki ki apa-apa wis ana, kesehatan dah ok, makanan banyak yang dibuang-buang (mubazir), sekolah sudah pakai sepeda motor sendiri. Tapi masih banyak yang mengeluh bahwa kita kurang makmur, takut punya anak banyak karena ketakutan tidak bisa memberikan makan dan menyekolahkan.
Saya jadi merenung, sebenarnya kemakmuran itu yang seperti apa? kenapa tetangga saya yang banyak anak itu tetap optimis dalam kondisi yang serba kekurangan. Sementara sekarang banyak orang yang banyak mengeluh di tengah kelebihan.


Rabu, 11 Januari 2012

Raihanah Zahirah

Anak keduaku ini kuberi nama raihanah zahirah, lahir pagi hari tepatnya tanggal 09 Januari 2010. Secara marital berstatus wanita,pada saat lahir berat badannya 3, 4 kg dengan panjang 49 cm. Dilahirkan di bidan purwanti mitra selang  wonosari .

Tak terasa sudah dua tahun perjalanan hidup anakku yang kedua ini. diantara ketiga anakku ,anak ini lah yang paling dekat dengan abinya.Karena paling sering berinteraksi dengan abinya. sampai bobokpun sehari-harinya selalu dengan abinya.

Satu hal yang saya tangkap dari sifat anakku yang kedua ini: pembawaannya kalem,  tenang, tidak banyak tingkah tapi kadang -kadang usil juga.Satu hal yang paling menonjol adalah pengertiannya , misalkan jika adiknya ngompol, langsung anakku yang nomor 2 ini yang mengambilkan celana gantinya.

Sampai umur kurang 2 tahun , alhamdulilah ira sudah bisa makan sendiri, jadi tidak disuapin pun sudah bisa makan sendiri. Jadi kemandiriannya sudah tampak dari umur kurang dari 2 tahun.

Satu hal yang aku catat juga , sampai saat ini dia menjadi alarm hidupku , lho kok bisa , ya, karena setiap terdengar suara adzan, anakku selalu mengajakku untuk pergi ke masjid untuk sholat berjamaah.

Nak, tak terasa 9 januari 2012 sudah genap 2 tahun umurmu, abi tidak bisa memberikan sesuatu yang menarik bagimu. tetapi semoga dengan lantunan doa yang terucap dari abimu, memberikan satu makna yang lebih dalam dari hadiah apapun.

Semoga apa yang menjadi doa dari abi dan ummi mu dalam namamu menjadi sebuah cita-cita yang bisa nyata dalam kehidupan kita. Raihanan zahirah ( wanita yang baik dan berkilau) jadilah anak yang baik, dan menjadi lentera untuk keluarga, agama dan bangsa.

Jumat, 06 Januari 2012

Pemberdayaan Masyarakat (Bagian 1)

Pembangunan masyarakat itu, ketika kita renungkan filosofinya seperti konsep pertumbuhan manusia. Mulai dari lahir, bayi tidak bisa apa-apa. seluruh aktifitas bayi dipenuhi oleh orangtuanya.Mulai dari makan, minum, buang air besar dan air kecil semua tergantung orang tuanya.

Setelah umur kurang lebih 6 tahun, masuk usia sekolah SD anak, mulai diperkenalkan dengan kata yang namanya kemandirian. Makan -minum dilatih sendiri, ganti baju dilatih sendiri,sampai nanti dewasa kira-kira umur 20 tahun , benar-benar telah dimandirikan dari urusan pribadi sampai nanti urusan yang berhubungan dengan menghidupi diri sendiri dan orang lain. Sebuah pembelajaran bahwa untuk menuju kemandirian dibutuhkan sebuah proses yang panjang dan perlu pentahapan yang jelas.

Analogi ini juga bisa dipakai ketika kita berbicara masalah pemberdayaan masyarakat.Melatih masyarakat tentunya akan lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih panjang. Karena ini sebuah kumpulan dari berbagai macam kepala yang memiliki pikiran-pikiran yang berbeda-beda, walaupun saya yakin pentahapannya akan sama dengan konteks ketiak analaogi pertumbuhannnya seperti individu manusia.

Memandirikan masyarakat adalah salah satunya dengan memberdayakan masyakarat, pemberdayaan masyarakat sendiri tentunya dimulai melatih masyarakat dengan konsep diberi kalau dalam program memakai istilah Bantuan Langsung Masyarakat (BLM). Kemudian diminta untuk pemberdayaan dan yang terakhir konsep kemandirian. Setiap tahan tentunya ada model pendekatan dengan model program tersendiri.Tetapi prinsiipnya semakin menuju kemandirian pemberdayaan masyrakat, semakin ditonjolkan.

Kamis, 29 Desember 2011

Refleksi Akhir Tahun:Transformasi Pemikiran Menuju Aksi-Aksi Nyata

Mencermati berita  internasional , menjadikan kita semakin semangat untuk mewujudakan transformasi budaya dan kebaikan kepada masyarakat. Bagaimana tidak, banyak berita internasional yang menceritakan bagaimana gerakan dakwah sekarang mendapatkan kepercayaan untuk mengelola negara.
Mulai dari turki dengan AKP ya dan yang masih segar dari ingatan kita Mesir dengan PKK(Partai Kebebasan dan Keadilan)dan partai Annur, ketika cermati partai-partai tersebut bekerjanya merupakan inspirasi dari gerakan dakwah, dengan berijtihad melakukan perjuangannya dengan masuk ke parlemen.
Keberhasilan gerakan dakwah tidak lepas dari tidak lelahnya aktifis dakwah untuk melakukan dua hal , diantaranya: transformasi pemikiran dan melakukan aksi untuk menyadarkan masyarakat untuk menuju tatanan yang lebih baik.
Transformasi pemikiran ini yang menjadi sebuah ruh yang menggerakkan organisasi dakwah untuk memilih jalan perjuangannya. Inilah yang akan menguji sejauh mana sebuah gerakan dakwah akan eksis atau tidaknya. Ketika kita cermati partai Annur di Mesir ketika kita lihat pengurusnya kebanyakan dari gerakan dakwah salafi. dan sebagaimana  kita ketahui bahwa dari awal salafi ini anti demokrasi , ekstrimnya demokrasi itu bid'ah dan haram. Tapi dimesir justru salafi membentuk partai dan ikut pemilu.Ikhwanul Muslimin sebagai salah satu gerakan dakwah juga berijtihad membentuk partai , dan dinamai Partai Kebebasan dan Keadilan dan menjadi pemenang pemilu di mesir.
Yang menjadi menarik lagi bahwa kesuksesan partai-partai tidak lepas dari keberhasilan dari program-program yang dikerjakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini merupakan implementasi dari transformasi pemikian yang diwujudkan dalam aksi-aksi nyata dimasyarakat. Dengan kata lain gerakan dakwah dapat menyatu dengan masyarakat.Kebersatuannya bukan hanya program namun juga kader-kadernya bisa dipercaya masyarakat dengan menduduki pos-pos jabatan strategis dimasyarakat.
Dua hal ini yang menjadi gerakan dakwah di timur tengah mendapatkan kemenangannya.Mengelola organisasi dengan melakukan proses pematangan pemikiran dan tidak lupa melakukan aksi -aksi nyata kepada masyarakat .
Ini menjadi sebuah renungan bagi kita bersama, sampai dimana transformasi pemikiran kita sekarang?apa yang menjadi tema diskusi yang kita lakukan ? dan yang tak lupa agenda-agenda apa yang akan  kita rancang untuk masyarakat?

Jumat, 16 Desember 2011

Berfikir Global Bekerja Lokal

Didalam kondisi dimana keadaaan dunia yang hampir sudah tidaka ada sekat lagi, karena pengaruh media dan informasi yang begitu cepat dan bisa diketahui hanya dalam hitungan menit dan kejadian tersebut terjadi dibelahan bumi manapan. Mau tidak mau manusia harus berevolusi untuk mengikuti perkembangan jaman yang sedemikian cepatnya.
Tidak dipungkiri lagi bahwa pengaruh internet sudah sedemikan rupa mempengaruhi pola pikir dan pola perilaku dati manusia.Perkembangan internet dalam satu dasawarsa ini merubah tatanan kehidupan dan membentuk peradaban yang berbeda dan sangat berpengaruh terhadap dunia. Jarak dan waktu bukan menjadi penghalang untuk kita berkomukasi, berbagi dan bertransaksi.
Hal ini perlu dipikirkan dan dirunungkan bersama , bahwa peradaban manusia sudah bergeser menuju jaman global dengan pengaruh sosial media. Mau tidak mau ketika ketika tetap pingin eksis diperadaban ini kita harus berfikir global namun bertindak lokal.

Kamis, 01 Desember 2011

Sosok Aang Dahlan Yang Aku Kenal

Pertama mengenal aang dahlan adalah ketika aku berazam untuk mengenal dan mendalami lebih dekat calon pendamping hidupku.Walaupun sebelumnya dari beberapa pembicaraan teman-temanku sudah tidak asing lagi dengan nama aang dahlan. Karena beliau termasuk orang yang dari awal berkomitmen untuk menyuarakan dakwah kepada masyarakat gunungkidul melalui organisasinya yaitu muhammadiyah. Sudah tidak diragunakan lagi komitmen beliau untuk menyeru kebaikan dan menyuarakan kebenaran dibumi tandus sebelah timur selatan yogyakarta.
Pertama mengenal ada yang saya tangkap dari beliau yaitu beliau ramah, periang dan orang nya humoris dan yang paling lucu adalah ketika ceramah menggunakan logat ciamis tapi bahasanya bahasa jawa. Jadi nya campursari.
Setelah sekian lama mengenal, karena saya menjadi salah satu keluarga besarnya banyak hal yang kami diskusikan.Hal ini kami lakukan  disela-sela kami bertemu untuk sholat berjamaah  dimasjid almahmudy tenggaran karangmojo atau ketika bersilaturahim .
Banyak hal yang disharingkan mulai dari nasihat untuk pasangan muda sampai obrolan terkait dengan problematika dakwah dan ujian-ujian bagi pelaku dakwah itu sendiri.Ada beberapa hal yang masih terekam dalam pikiran saya diantaranya adalah bahwa dakwah itu ibarat orang mencangkul disawah. Niatan awal dalam dakwah itu perlu selalu diluruskan. Tukang dakwah itu seperti orang yang mencangkul kalau dapat belut ya alhamdulillah kalau tidak kita jangan sampai berubah orientasinya jadi tetap mencangkul
Maksud dari kiasan ini adalah juru dakwah itu jangan sampai berfikir kepada materi. jadi kalau diminta ngisi pengajian , pelatihan atau berorganisasi ketika kita ada tidak ada uang maka segalanya tetap akan jalan. Jadi jangan sampai juru dakwah sampai mematok tarif.
Ada lagi yang menarik dari sisi beliau yaitu metodologi yang digunakan dalam mendekati obyek dakwah , ketika yang disasar adalah anak muda maka salah satu pendekatan yang dilakukan adalah dengan musik. Anak muda ditenggaran dikumpulkan dimasjid dan kemudian diajak bermusik.setelah mereka enjoy baru diberi kajian-kajian dan belajar baca tulis alquran.
Tanggal 22 November 2011 pukul 15.00 ketika saya sedang rapat dibalai desa ponjong, saya menerima sms , bak disambar petir, karena isi dari sms ini berisi kabar bahwa engkau meninggalkan kami lebih dahalu untuk menghadap ke ilahi disaat menjalankan tugas pengabdianmu kepada negara ini.
Sungguh kami sangat kehilangan  tetapi  Allah lebih cinta kepadamu sehingga Allah memanggilmu.Semoga segala kebaikanmu menjadi bekal untuk menghadap Tuhanmu dan kami bisa mentauladani segala kebaikan mu dan meneruskan perjuangan mu. 
Didetik-detik perjalanan hidupmu, diakun facebook mu engkau menuliskan "Gemerlap dunia yang hanya sekejap ini terkadang menjadikan kita lupa akan mati dan hari akhirat yang abadi. Semoga yang ini bisa mengingatkan kepada kami yang masih ada didunia ini. Selamat jalan pakde Aang Dahlan .....